2.1 Masalah Kependudukan
Masalah kependudukan yaitu masalah yang bermunculan berdasarkan faktor-faktor seperti halnya kelahiran, kematian dan perpindahan atau disebut juga dengan migrasi serta penuaan umur pada manusia. Disini saya akan membahas tentang masalah kependudukan masyarakat Indonesia yang semakin kompleks dikarenakan Indonesia merupakan Negara yang memiliki jumlah penduduk terbesar ke 4 setelah Amerika Serikat. Disini jumlah penduduk yang tidak merata yang membuat semakin banyak permasalahan-permasalahan kependudukan. Tidak hanya itu faktot geografi, tingkat migrasi dan struktur kependudukan yang membuat masalah tersebut semakin kompleks. Masalah-masalah kependudukan di Indonesia antara lain :
2.1.1 Faktor Demografis
adalah faktor yang menjelaskan tentang bagaimana jumlah penduduk berubah setiap waktu yang berdasarkan kelahiran, kematian, migrasi serta penuaan. Analisis kependudukan dapat ditujukan pada pendidikan, kewarganegaraan, agama maupun etnisitas tertentu pada penduduk. Faktor demografis ini dibagi menjadi beberapa bagian seperti :
1. Besarnya Jumlah Penduduk (Over Population)
Besarnya jumlah penduduk di Indonesia sudah d sebutkan bahwa Indonesia merupakan urutan ke 4 terbesar di dunia setelah Amerika Serikat yang diurutkan dari China, India, Amerika Serikat dan yang ke empat adalah Indonesia. Dan dari tahunke tahun jumlah penduduk di Indonesia semakin bertambah. Dalam hal ini yang menyebabkan munculnya beberapa dampak dari kependudukan seperti dampak positif dan negatifnya. Dampak positif dari besarnya jumlah penduduk yaitu penyedia tenaga kerja dalam masalah sumberdaya alam, mempertahankan ketahanan Negara dari ancaman bangsa lain dan lain-lain. Namun selain dampak positif munculnya dampak negative juga hal yang tidak dapat dihindari dari permasalahan besarnya jumlah penduduk di Indonesia seperti munculnya konflik pada masyarakat seperti lapangan pekerjaan yang tidak seimbang serta luasnya tempat untuk tempat tinggal yang kurang dikarenakan pesatnya jumlah penduduk yang semakin bertambah serta berkurangnya daerah resapan air dan penyediaan sumberdaya alam yang tidak mumpuni serta menyebabkan banyaknya pengangguran yang dikarenakan jumlah lapangan pekerjaan yang sangat minim yang menyebabkan tingkat kemiskinan semakin meningkat. Oleh karena itu pemerintah harus menyiapkan perencanaan yang matang untuk menangani dampak tersebut.
2. Tingginya Tingkat Pertumbuhan PendudukTingginya tingkat pertumbuhan penduduk ini yang harus diperhatikan oleh pemerintah dikarenakan dari sisi ini akan muncul beberapa masalah yang di sebabkan oleh laju pertumbuhan penduduk yang pesat. Dan pemerintah juga berpegang teguh dalam hal ini. Bagaimana cara pemerintah untuk mengurangi laju pertumbuhan penduduk tersebut. Pada saat ini sudah di terapkan promgram KB yang di ditangani oleh BKKBN. Sudah dilakukan survey dalam hal ini, program tersebut sudah lumayan berhasil dikarenakan dari tahun ke tahun jumlah penduduk semakin menurun.
3. Penyebaran Penduduk Yang Tidak Merata
Penyebaran penduduk yang tidak merata ini dikarenakan jumlah penduduk yang tidak seimbang dengan luas wilayah di tempat tersebut. Dari sini banyak muncul faktor-faktor penyebaran penduduk yang seperti kesuburan tanah pada daerah tersebut yang dimanfaatkan untuk lahan bercocok tanam, iklim wilayang yang terlalu panas, terlalu dingin maupun terlalu basah juga banyak yang tidak menempati lokasi tersebut, banyak masyarakat yang bertempat tinggal di daerah datar, sumber air, transportasi, fasilitas dan pusat ekonomi juga berpengaruh dalam penyebaran penduduk yang tidak merata tersebut. Maka pemerintah harus memperhatikan hal tersebut untuk menyeimbangkan pernyebaran penduduk yang merata.
2.1.2 Faktor Non Demografis
Adalah faktor yang menjelaskan tentang lingkungan penduduk seperti faktor ekonomi, faktor kesehatan, serta sumber daya manusia atau pendidikan yang di dapat oleh penduduk tersebut.
1. Tingkat Kesehatan Penduduk
Tingkat kesehatan penduduk yang rendah juga menjadi masalah besar bagi masalah kependudukan, angka kematian bayi akan menjadi sorotan bagi pemerintah untuk lebih memperhatikan tigkat kesehatan penduduk di suatu daerah, selama ini untuk menjaga kesehatan bayi dan balita pemerintah sudah menjalankan program posyandu yang sudah terbukti mengurangi tingkat kematian pada bayi dan balita serta campak maupun imunisasi buat balita yang menjadi harapan guna memperbaiki kondisi kesehatan pada penduduk di suatu daerah. Hal ini juga memperhatikan pada gizi anak pada daerah tersebut untuk mengurangi gizi buruk pada bayi maupun balita pada saat ini. Maka dari itu perbaikan dalam kondisi kesehatan harus semakin ditingkatkan.
2. Pendidikan Yang Rendah
Pendidikan sangat berpengaruh bagi perkembangan sumber daya manusia, tingkat kesadaran masyarakat di Indonesia tergolong masih rendah. Namun hal ini juga menjadi masalah besar disaat masyarakat perbendidikan yang masi banyak menganggur. Tingkat pengangguran terbesar dialami oleh tamatan SMA/Umum. Maka dari itu perlunya tingkat pendidikan serta pendidikan non formal akan membantu untuk mengurangi pengangguran pada tamatan tingkat SMA.
2.2 Masalah Indivudu, Keluarga & Masyarakat3. Penduduk Miskin Yang Semakin Meningkat
Meningkatnya kemiskinan ini dipengaruhi oleh tingkat pengangguran yang berasal dari tingkat pendidikan yang rendah. Dan karena itu tingkat kematian maupun gizi buruk semakin meningkat dikarenakan kemiskinan ini. Padahal Indonesia terbasuk Negara yang sumberdaya alamnya termasuk terbesar di dunia. Hal ini disebabkan oleh kurang perhatiannya pemerintah terhadap SDM Indonesia. Maka dari itu pemerintah harus memperhatikan kemakmuran rakyatnya demi terciptanya Indonesia yang merdeka.
Masalah Individu , keluarga dan masyarakat ini masalah yang sulit di hindari dan sulit dipisahkan dari aspek hubungan sosial. Aspek-aspek tersebut memiliki keterkaitan yang sangat erat. Maka dari itu ketiga hal tersebut dapat dijelaskan secara terperinci seperti halnya :
1. Masalah IndividuMasalah Individu ini merupakan bagian terkecil dalam pembentuk masyarakat. Di dalam ilmu sosial individu merupakan bagian terkeciil dalam suatu kelompok mayarakat. Didalam individu ini sering terdapat konflik dalam suatu kelompok yang disebabkan oleh tingkah laku dan sifat yang bertentangan dengan peran yang dimilikinya dalam suatu kelompok masyarakat. Maka dari itu setiap individu perlu untuk melakukan penyesuaian perilaku untuk menciptakan individu-individu yang harmonis.
2. Masalah KeluargaDidalam keluarga terdapat beberapa individu-individu seperti ayah, ibu, dan anak. Mereka memiliki sifat dan ciri yang berbeda dan mereka juga memiliki peran yang berbeda-beda dalam satu atap. Didalam keluarga juga sering sekali muncul sebuah masalah-masalah. Seperti contohnya pertengkaran ayah dan ibu, ayah dan anak maupun ibu dan anak. Hal ini disebabkan kurangnya komunikasi antar individu atau kelompok terkecil (keluarga) tersebut. Maka dari itu komunikasi, kerjasama maupun saling pengertian dalam suatu keluarga itu sangat diperlukan.
2.3 Masalah Hubungan Warga Negara & Negara3. Masalah MasyarakatMasalah dalam masyarakat ini lebih kompleks lagi dikarenakan masyarakat merupakan gabungan-gabungan dari beberapa individu. Masalah-masalah dalam masyarakat ini seringkali bermunculan dari beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut antara lain tingkatnya SDM, perkembangan ekonomi pada masyarakat, perkembangan industry dalam suatu daerah tersebut. Masalah dalam masyarakat ini membutuhkan perhatian khusu dari suatu kelompok seperti contohnya perhatian dari pemerintah daerah maupun Negara yang bersangkutan.
1. Warga Negara
Adalah orang-orang yang berada dalam wilayah suatu Negara yang memenuhi syarat-syarat tertentu yang ditetapkan oleh peraturan Negara. Masalah yang timbul dalam warga Negara yaitu contohnya seperti Gloria yang tidak diijinkan untuk mengikuti upacara bendera peringatan HUT RI kemaren yang dikarenakan Gloria memiliki warga Negara ganda. Namun dalam hal ini pemerintah telah menetapkan suatu undang” untuk kebebasan memilih kewarganegaraan.
2. Negara2.4 Masalah Pelampiasan Sosial
Adalah sebuah organisasi yang memiliki kewarganegaraan untuk mengatur suatu kepentingan masyarakat luas yang di dalamnya terdapat rakyat, wilayah dan pemerintahan Negara tersebut. Masalah hubungan warga Negara dan Negara ini lebih komplek lagi dikarenakan masalah-masalah tersebut bermunculan dari masalah politik, sosial, ekonomi dan budaya pada warga Negara dari Negara tersebut. Masalah yang pernah muncul pada Negara kita contohnya dalam budaya Negara kita yang sempat di akui oleh Negara Malaysia, dalam hal itu pemerintah harus turun tangan dalam hal ini untuk membela budaya Negara kita.
Adalah pembedaan atau pengelompokan masyarakat secara meningkat. Dalam pelapisan sosial ini ada beberapa maslaah yang muncul antara lain:
1. Pelampiasan Kependudukan (Status)
Masalah yang muncul dalam pelapisan ini dapat dicontohkan di dalam suatu keluarga seperti konflik dalam pendidikan anak dalam suatu keluarga tersebut, seorang ayah yang tidak ingin melanjutkan studi anaknya dikarenakan dia telah gagal berkali kali namun ibunya menginginkan memberi kesempatan sekali lagi untuk anaknya.
2. Pelampiasan Kekayaan
Masalah dalam hal ini dapat digolongkan dengan dengan kepemilikan harta kekayaan. Seseorang yang memiliki harta kekayaan paling banyak maka dia berada pada lapisan kekayaan paling tertinggi. Dan demikian pula sebaliknya. Dan dalam hal ini banyak memunculkan kesenjangan sosial dalam masyarakat.
3. Pelapisan Pendidikan
Masalah yang timbul dalam hal ini di bedakan dalam hal tingkat pendidikan orang tersebut. Orang yg berpendidikan paling tertinggi maka dia akan berada dalam lapisan tertinggi dalam system lapisan pendidikan.
4. Pelapisan Kehormatan2.5 Masalah Masyarakat Perkotaan & Pedesaan
Dalam pelapisan kehormatan ini yang di contohkan dalam masyarakat pedalaman atau masyarakat yang masih mempercayai nenek moyangnya pada zaman dahulu untuk lebih menghormati suatu keluarga yang memiliki kasta tertinggi. Dalam hal ini menyebabkan munculnya kesenjangan sosial.
Masalah Masyarakat perkotaan dan pedesaan ini sangatlah sering terjadi dikarenakan orang dari pedesaan banyak yang berurbanisasi dari masyarakatpedesaan ke perkotaan yang mengakibatkan suatu kota tersebut menjadi penuh penduduk dan wilayah dengan masyarakatnya berbading terbalik sehingga wilayah serapan air semakin berkurang dikarenakan rumah-rumah yang di bangun oleh masyarakat urbanisasi tersebut. Serta timbulnya kemacetan pada suatu kota yang diakibatkan penuhnya penduduk pada suatu kota tersebut. Mengapa masyarakkat pedesaan berpindah ke perkotaan ? hal ini disebabkan pemikiran orang pedesaan yang selalu memikirkan kesuksesan jika mereka berpindah ke kota. Maka dari itu pemerintah harus bisa merubah pola pikir masyarakat pedesaan yang berfikir jika mereka berpindah ke kota akan lebih sukses, namun mereka sebenarnya juga dapat sukses di desa mereka sendiri dengan membuka lapangan pekerjaan atau usaha sendiri atau usaha rumahan mereka serta pemerataan SDM pada suatu wilayah tertentu.2.6 Masalah Pertentangan Sosial & Integrasi
1. Masalah Pertentangan Sosial
Masalah Pertentangan Sosial ini muncul dikarenakan adanya konflik yang dilatarbelakangi sejarah, faktor kepribadian, keyakinan, sosial ekonomi, pendidikan dan lain lain. Dalam konflik ini terdapat lebih dari satu pihak yang terlibat didalam konflik, pihak tersebut memiliki perbedaan-perbedaan kebutuhan, tujuan, masalah, nilai, sikap maupun gagasan yang berbeda, dan terdapat interaksi antara kedua belah pihak tersebut dalam perbedaan-perbedaan tersebut. Maka dari itu dalam hal ini juga terdapat solusi dalam pertentangan sosial ini seperti mengalah dari salah satu pihak, keluar dari zona pertentangan tersebut, atau keluar dan membentuk kelompok sendiri untuk menghindari konflik sosial tersebut.
2. Masalah Integrasi
Masalah dalam integrasi ini adalah pertimbangan dalam suatu masalah sampai kelompok mencapai keputusan yang memuaskan dalam kedua belah pihak tersebut. Dalam integrasi ini adalah pemecahan masalah yang lebih adil dan lebih dewasa. Dalam hal ini diperlukan pendekatan dalam masalah integrasi nasional dalam perspektif.
Semangat kuliahnya
BalasHapus