Rabu, 12 Oktober 2016

3. Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Pertambahan Penduduk Di Suatu Daerah Atau Negara

Pertambahan penduduk di suatu daerah di pengaruhi oleh beberapa faktor - faktor yaitu Faktor Kelahiran (Fertilitas), Faktor Kematian (Mortalitas), & Faktor Migrasi (Mobilitas). dari faktor - faktor tersebut akan muncul pendukung faktor tersebut maupun penghambat faktor - faktor yang timbul dalam pertambahan penduduk, serta munculnya dampak positif maupun negatif pada pertambahan penduduk pada suatu daerah.

3.1 Faktor Kematian (Mortalitas)
Kematian adalah hilangnya tanda kehidupan manusia secara permanen. Kematian bersifat mengurangi jumlah penduduk. Banyaknya faktor mortalitas sangat di pengaruhi oleh faktor pendukung kematian (Pro Mortalitas) dan faktor penghambat (Anti Mortalitas).
3.1.1 Faktor Pendukung Kematian (Pro Mortalitas)
Faktor ini adalah faktor yang memperngaruhi besarnya jumlah kematian penduduk di suatu daerah atau Negara atau faktor yang mengakibatkan jumlah kematian yang semakin besar. Yang termasuk dalam faktor ini adalah :

  • Sarana kesehatan yang kurang memadai pada suatu daerah, sehingga penduduk pada daerah tersebut jika tidak tertangani dengan sarana yang baik maka faktor kematian akan meningkat. 
  • Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan. Hal ini yang mengakibatkan semakin banyaknya kematian pada suatu daerah di karenakan kesadaran masyarakatnya untuk segera berobat maupun periksa ke Puskesma, Rumah Sakit maupun Klinik terdekat pada daerah tersebut. Namun terkadang pada daerah yang penduduknya masih menganut suatu kepercayaan nenek moyang mereka lebih acuh tak acuh dengan hal tersebut, mereka lebih memilih pengobatan alternative yang belum tentu mengetahui apa yang mereka derita. 
  •  Terjadinya beberapa bencana alam. Bencana alam sangat berpengaruh besar dalam faktor mortalitas karena banyak merenggut nyawa makluk hidup. Seperti tanah longsor, banjir bandang, tsunami, gunung meletus dan lainnya. Hal ini mengakibatkan banyaknya manusia maupun hewan di suatu daerah banyak yang menjadi korban dan mempengaruhi faktor Mortalitas pada suatu daerah atau Negara. 
  • Terjadinya Peperagan. Peperangan juga sangat mempengaruhi faktor Mortalitas ini karena banyak menjatuhkan korban seperti contohnya di Palestina yang selalu di serang oleh Israel yang dikarenakan bedanya pandangan dalam hal keyakinan. Dan mengakibatkan banyaknya jatuhnya korban pada bangsa Palestina. 
  • Kecelakaan Lalulintas dan Industri. Kecelakaan pada saat ini sangat sering terjadi karena kurangnya perhatian masyarakat pada peraturan lalu lintas di jalan sehingga mengakibatkan terjatuhnya korban kematian. Dan kecelakaan industry juga banyak terjadi karena kurangnya safetynya pekerja industri dalam menjalankan pekerjaannya. 
  • Tindakan bunuh diri dan pembunuhan. Bunuh diri adalah tindakan yang tidak di kehendaki dalam sebuah agama karena hal ini sangat merugikan manusia, hal ini terjadi karena kurangnya pemikiran panjang atau pemikiran dewasa pada seseorang sehingga mereka melakukan hal ini. Dan tindakan pembunuhan manusia yang meningkat yang di karenakan adanya konflik antar individu maupun kelompok manusia yang berakibat balas dendam pada seseorang sehingga munculnya pemikiran untuk membunuh.
3.1.2 Faktor Penghambat Kematian (Anti Mortalitas)
Faktor ini sangat berpengaruh pada penghambat kematian penduduk pada suatu daerah yang ditentukan dalam beberapa faktor yang bersifat positif. Dan yang mempengaruhi tingkat kematian semakin rendah.

  • Lingkungan Hidup Sehat. Lingkungan pada suatu daerah juga sangat berpengaruh pada hal penghambat kematian, lingkungan yang sehat dan bersih akan menjadi suatu pengaruh besar pada kesehatan penduduk pada daerah tersebut. 
  • Fasilitas kesehatan tersedia dengan lengkap. Fasilitas kesehatan sangat di butuhkan oleh penduduk di suatu daerah dikarenakan hal itu yang akan menunjang faktor kesehatan manusia pada suatu penduduk tersebut. 
  • Ajaran agama melarang buhuh diri dan membunuh orang lain. Nah dalam hal ini keyakinan manusia atau keimanan manusia sangat di uji maka mereka sebelum melakukan tindakan tersebut seharusnya mengingat kepercayaan mereka dan kerugian pada dirinya. 
  • Tingkat kesehatan masyarakat tinggi. Masyarakat sehat adalah impian semua orang di suatu daerah, maka dalam hal kesehatan penduduk maka seluruh orang juga berperan dalam mengingatkan kesehatan itu sangat penting maka faktor lingkungan dalam hal ini sangat berpengaruh. 
  • Tingkat pendidikan penduduk. Dalam hal ini pendidikan juga sangat berpengaruh. Tingginya tinggat pendidikan juga mengakibatkan tingginya tingkat kesehatan maupun pemikiran positif pada masyarakat akan kehidupan.
3.2 Faktor Kelahiran (Fertilitas)
Kelahiran adalah faktor bertambahnya suatu penduduk pada suatu daerah. Dalam bertambahnya suatu penduduk juga dipengaruhi oleh faktor penghambat (Anti Fertilitas) kelahiran penduduk dan faktor pendukung (Pro Fertilitas) kelahiran penduduk pada suatu daerah. 
3.2.1 Faktor Pendukung Kelahiran (Pro Fertilitas)

  • Nikah Muda , hal ini sangat berpengaruh besar pada tingkatnya kelahiran pada manusia, karena orang yang terkadang nikah muda ini berfikiran jika tidak segera menikah maka keluarga akan malu  
  • Umur kesuburan pada wanita, ini sangat berpengaruh dalam tingkatnya kelahiran pada manusia. 
  • Anak dianggap sebagai sumber tenaga atau penghasilan untuk membantu orang tua, hal ini yg disebut ketergantungan orang tua. Orang tua berfikir anak dapat membantunya melalui tenaga untuk menghasilkan pundi-pundi atau bantuan fisik. 
  • Anggapan bahwa banyak anak banyak rejeki, ini seringkali di ucapkan oleh masyarakat di sekitar kita, namun hal ini juga menimbukan dampak negative karena bertambahnya penduduk akibat banyaknya kelahiran. 
  • Anak menjadi kebangaan bagi orang tua, nah maksud dari kata ini adalah jika mertua atau orang tua akan lebih rekat dalam kekeluargaan juga berasal dari anak. 
  • Anggapan penerus keturunan adalah anak laki-laki, anggapan ini terkadang menjadi dampak pada bertambahnya kelahiran, jika mereka belum memiliki anak laki-laki mereka akan mempunyai anak lagi.
3.2.2 Faktor Penghambat Kelahiran (Anti Natalitas)

  • Program KB atau di sebut juga program keluarga berencana, ini adalah program pemerintah untuk menghambat pertumbuhan kelahiran manusia secara cepat dan hal ini sudah di terapkan pada masyarakat modern dan telah berjalan juga pada masyarakat pedesaan walaupun belum semuanya melakukannya. 
  • Adanya ketentuan batas usia menikah, batas usia menikah ini juga berpengaruh pada penghambatan kelahiran yang di tentukan untuk wanita minimal menikah pada usia 16th dan pada laki-laki pada usia 19th. 
  • Anggapan anak akan menjadi beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Hal ini terjadi akibat ekonomi pada keluarga tersebut, maka keluarga tersebut berfikir untuk hanya memiliki beberapa anak saja. 
  • Adanya batasan tunjangan anak untuk PNS, hal ini di terapkan pemerintah untuk tunjangan anak maksimal 2 anak agar program keluarga berencana atau program KB yang di terapkan pemerintah agar terealisasikan. 
  • Penundaan kawin sampai pendidikan selesai dan mendapatkan kerja, ini juga mempengarujo dalam hal penghambatan kelahiran karena orang akan berfikir mapan dulu agar lebih mapan dalam hal ekonomi untuk keluarganya serta untuk ketenangan hidup. 
  • Makin tua umur wanita maka produksi mereka akan semakin menurun.
3.3 Faktor Migrasi (Mobilitas)
Migrasi atau mobilitas adalah perpindahan penduduk dari tempat satu ke tempat yang lainnya. Dalam mobilitas penduduk terdapat migrasi internasional maupun migrasi nasional, migrasi internasional adalah perpindahan penduduk dari satu Negara ke Negara yang lain sedangkan migrasi nasional adalah perpindahan penduduk dalam satu Negara tersebut saja. Faktor yang mempengaruhi migrasi antara lain :

  • Persediaan sumber daya alam, persediaan sumber daya alam ini sangat berpengaruh pada faktor mobilitas karena manusia akan berfikir jika dia pindah ke suatu daerah yang sumber dayanya besar maka mereka berfikir akan lebih makmur jika tinggal di daerah tersebut. 
  • Lingkungan sosial budaya, lingkungan yang nyaman sangat di damba-dambakan oleh banyak orang. Oleh karena itu banyak orang yang bergantung pada lingkungan yang menurut mereka sangat nyaman dan pengaruh sosial dan budaya yang positif yang mereka tuju. Maka dari itu hal ini sangat mempengaruhi faktor mobilitas. 
  • Potensi ekonomi, ekonomi adalah usaha untuk meningkatkan pendapatan dengan jalan mengolah kekuatan ekonomi, dalam hal ini bisa di contohkan pada masyarakat perkotaan dan pedesaan. Masyarakat dari pedesaan banyak yang berpindah ke kota karena berfikir pendapatan di perkotaan akan lebih besar. Maka ini sangat mempengaruhi meningkatnya faktor mobilitas. 








Tidak ada komentar:

Posting Komentar