Karakteristik umum masyarakat pedesaan yaitu masyarakat desa selalu memiliki ciri-ciri dalam hidup bermasyarakat, yang biasa nampak dalam perilaku keseharian mereka. Pada situasi dan kondisi tertentu, sebagian karakteristik dapat dicontohkan pada kehidupan masyarakat desa di jawa. Namun dengan adanya perubahan sosial dan kebudayaan serta teknologi dan informasi, sebagian karakteristik tersebut sudah tidak berlaku.Adapun ciri-ciri dari masyarakat pedesaan adalah sebagai berikut :
5.1 Sederhana
Masyarakat di pedesaan lebih sederhana dari pada masyarakat di perkotaan, hal ini di karenakan faktor ekonomi yang membuat mereka menjadi masyarakat yang sederhana. Namun hal ini juga membuat mereka belajar menjadi orang yang lebih sederhana walaupun mereka akan menjadi orang yang sukses di kedepannya.
5.2 Menjunjung tinggi norma-norma yang berlaku di daerahnya
Masyarakat di pedesaan rata-rata sangat menjunjung tinggi norma-norma di daerahnya. Hal ini di karenakan masyarakat pedesaan masih meyakini keyakinan dari nenek moyang atau peninggalan-peninggalan nenek moyang mereka, hal ini yang membuat mereka menjadi masyarakat yang lebih kokoh dalam kekeluargaan, namun mereka susah untuk berkembang dikarenakan hal keyakinan ini. Hal ini menyebabkan dampak positif dan dampak negatif untuk masyarakat di pedesaan.
5.3 Mempunyai sifat kekeluargaan
Kekeluargaan masyarakat di pedesaan sangat erat dikarenakan ajaran nenek moyang mereka yang meyakinkan untuk menjadi masyarakat yang menjunjung tinggi gotong royong untuk saling membantu sesama. Dari sini dapat dicontohkan dalam gotong royong bersih desa mereka banyak yang antusias dalam hal ini sehingga masyarakat pedesaan sangat di kenal dalam hal kekeluargaan.
5.4 Lugas atau berbicara apa adanya
Masyarakat pedesaan dikenal sebagai masyarakat yang apa adanya dan rata-rata mereka adalah orang yang terbuka dan ramah, mereka selalu mengangkat atau menjunjung tinggi kejujuran dalam bermasyarakat.
5.5 Tertutup dalam hal keuangan mereka
Hal ini dikarenakan masyarakat desa masi melakukan ajaran nenek moyang dalam menyimpan kekayaan, orang kota rata-rata sudah mengenal yang namanya menabung pada Bank namun orang pedesaan kebanyakan masih menyimpan keuangan mereka dalam sebuah peti, lemari atau brangkas.Mereka belum mengenal luas perbankan atau Bank dalam menabung.
5.6 Demokratis dan Religius
Masyarakat di pedesaan selalu menjunjung tinggi keagaaman dalam menjalankan ibadah mereka, mereka selalu mengadakan perkumpulan untuk saling mengajarkan keagamaan yang di turunkan oleh nenek moyang mereka. Sehingga masyarakat pedesaan sangat dikenal dalam hal Kereligiusan.
5.7 Menghargai orang lain
Dalam menghargai orang lain masyarakat pedesaan lebih care atau lebih peduli daripada masyarakat perkotaan yang lebih individualis, mereka selalu saling mengingatkan dalam hal apapun, maka dari itu mereka sangat dikenal dengan keramahannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar